Powered By Blogger

Rabu, 04 Maret 2015

komponen komputer



 Kali ini saya akan berbagi pengertian tentang macam-macam komponen komputer yang terbagi menjadi 3 kategori, yaitu INPUT, PROSES, & OUTPUT.

Komponen komputer yang termasuk pada komponen Input adalah:
  1. Keyboard, merupakan komponen yang berfungsi untuk memberikan masukan berupa data-data alfanumerik dan interpretation ASCII lainnya.
  2. Mouse. merupakan komponen yang sangat berfungsi dalam komputer yang menggunakan sistem operasi berbasis GUI, dimana dalam pengopersiannya akan berhubungan dengan pointer yang ada di layar guard yang befungsi untuk mempercepat atau mempermudah dalam pengoperasian perintah-perintah module dalam komputer.
  3. Trackpad, Trackball, sama dengan mouse. Yang membedakannya adalah bentuknya.
  4. Pen, digunakan sebagai pengganti pionter mouse. Biasanya digunakan pada komputer yang memiliki layar sentuh. Untuk memerikan perintah tertentu, tidak lagi menggunakan mouse, tapi tinggal menyentuhkan coop ke GUI di layar sentuh.
  5. Microphone, komponen masukan yang memberikan interpretation masukan berupa interpretation suara.
  6. Scanner, digunakan untuk memindai gambar yang akan dimasukkan ke dalam sistem komputer menjadi berbentuk digital.

Komponen komputer yang termasuk pada komponen Output adalah:
  1. Monitor, komponen yang menampilkan proses atau apa yang sedang dikerjakan oleh komputer. Termasuk menampilkan interpretation hasil pengolahan.
  2. Printer, untuk menampilkan atau mencetak interpretation dari komputer.
  3. Plotter, sama dengan printer. Yang membedakannya adalah kemampuan pencetakan datanya.
  4. Speaker atau Buzzer. Untuk menyampaikan informasi atau interpretation hasil pengolahan dalam bentuk gelombang suara.
Komponen komputer yang termasuk pada komponen Pemroses adalah Prosesor beserta dengan perangkat pendukungnya:
  1. Prosesor, merupakan komponen utama pemrosesan data. Di dalam komponen ini seluruh interpretation diproses berdasarkan module yang dijalankan.
  2. Motherboard, merupakan komponen yang menjadi tempat semua komponen berhubungan. Semua komponen mulai dari input, prosesor hingga output, berhubungan melalui komponen ini.
  3. Hard Disk, merupakan komponen yang berfungsi untuk menyimpan interpretation dan module yang diperlukan oleh seluruh komponen (komputer). Komponen lainnya yang fungsinya sama dengan tough hoop adalah Disk Drive (CD, DVD), Floppy-Drive.
  4. Memori (RAM), merupakan tempat penyimpanan interpretation dan module yang sifatnya sementara yang digunakan untuk mempercepat proses dari kerja prosesor.
  5. Komponen Perantara antara Prosesor dengan Input dan Output. Komponen ini umumnya berbentuk komponen tambahan berupa kartu atau Slot/Port:
    • Kartu VGA, merupakan perantara antara Prosesor (dan komponen pendukungnya) dengan layar penampil (monitor).
    • Kartu Audio, merupakan perantara antara Prosesor (dan komponen pendukungnya) dengan speaker.
    • Kartu Firewire, merupakan perantara antara Prosesor (dan komponen pendukungnya) dengan komponen submit berkecepatan tinggi seperti kamera video.
    • Kartu TV Tuner, merupakan perantara antara Prosesor (dan komponen pendukungnya) dengan komponen submit untuk menerima siaran televisi.


Minggu, 26 Oktober 2014

8 Prinsip Agar Pernikahan Langgeng



Pernikahan yang langgeng merupakan impian terbesar semua pasangan suami istri. Dengan jangka waktu pernikahan yang langgeng maka diharapkan anggota keluarga bisa menjalani hidup secara damai, bahagia dan penuh kasih sayang.

Berbagai macam masalah dan godaan yang menerpa bisa saja menjadi pemicu goyah dan retak biduk rumah tangga. Diperlukan suatu upaya antisipasi atau strategi yang sudah direncanakan dan ditetapkan dari suami dan istri sebagai pedoman dan landasan kuat dalam mengarungi kehidupan rumah tangga hingga sepanjang waktu.

Tahukah anda, ada berbagai cara agar rumah tangga bisa langgeng dan kokoh berjalan di zaman sekarang yang penuh tantangan, godaan dan problematika yang begitu rumit?

Disini ada beberapa prinsip hidup yang bisa diterapkan dan dijalankan bagi suami istri dalam rumah tangga supaya pernikahan menjadi langgeng dan bahagia.

1. Kejujuran

Saling jujur terhadap berbagai hal bisa menjadi membuat pondasi pernikahan anda semakin kuat seiring berjalannya waktu. Mulianya kejujuran yang menghiasi rumah tangga nantinya membuahkan saling percaya antara anggota keluarga.

2. Pengertian

Setelah anda menikah, adanya saling pengertian antara suami dan istri begitu penting karena setiap kondisi diperlukan pada saat tertentu agar pasangan anda tidak merasa terganggu, kesal, dan tenang.

3. Tolong Menolong

Pasangan anda tidak bisa bekerja sendiri dalam mengerjakan berbagai hal dalam rumah tangga. Untuk itu diperlukan saling tolong antara suami dan istri apapun yang bisa dilakukan dalam rumah tangga. Contoh ketika istri yang sedang memasak sendirian, suami sebaiknya membantu pekerjaan istri yang sedang memasak di dapur. Sehingga istri bisa merasakan bantuan dari suami dan beban menjadi terbagi dua dan lebih ringan.

4. Menasehati


Setiap orang tidak akan terlepas dari kesalahan. Ketika pasangan melakukan kesalahan, hendaknya saling menasehati secara baik-baik dan sopan. Tujuan anda menasehatinya adalah bahwa anda menyayanginya dan menginginkan kebaikan untuk pasangan anda.

5. Lemah Lembut

Bicaralah selalu kepada pasangan anda dengan cara lemah lembut, tidak bernada tinggi dan berkata kasar. Anda tentu bisa membedakan mana yang lebih baik untuk diucapkan dan didengarkan. Jalinlah komunikasi yang lemah lembut terhadap pasangan anda agar suasana rumah tangga menjadi tetap terjaga dan terhindar dari percekcokan.

6. Sabar

Setiap muncul masalah, tetaplah dahulukan sabar. Kesabaran akan membuat pikiran anda tetap jernih dan bisa lebih membuat kondisi rumah tangga tetap kondusif dan meminimalisir timbulnya permasalahan baru. Kesabaran dibutuhkan juga ketika anda melihat pasangan anda memiliki beberapa kekurangan dan kelemahan. Tidak ada manusia sempurna, sabar menerima apapun dan tetap berikan yang terbaik pada pasangan.

7. Bersyukur

Apa yang ada pada diri pasangan anda dan yang dia berikan, selalu bersyukurlah. Karena dengan bersyukur, anda bisa menghargai setiap usaha dan perjuangan yang telah diberikan pasangan kepada anda sebagai bukti bahwa dia mencintai dan mengasihi anda. Selain itu, pasangan juga akan merasa bahagia dan senang ketika anda mengucapkan rasa terima kasih.

8. Romantis

Sejak menjalin cinta, jadikanlah romantisme dalam pernikahan anda menjadi pewangi yang selalu mengharumi suasana hidup rumah tangga anda. Kemesraan adalah keinginan batin manusia dalam mencurahkan kasih sayang dan rindu.

Minggu, 17 November 2013

Gunung Merapi Meletus, Asap Setinggi 2 Km



VIVAnews - Gunung Merapi meletus Senin pagi 18 November 2013. Letusan gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini memunculkan asap tebal dan abu vulkanik setinggi 2.000 meter.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Merapi menggeliat sekitar pukul 04.50-06.00 WIB. Hembusan asap itu, kata dia, disertai suara gemuruh. Meski erupsi, Merapi berstatus normal aktif (level I).

Sutopo mengungkapkan, letusan Merapi itu dipicu oleh gempa tektonik lokal di bawah tubuh Gunung Merapi. "Sebelumnya tidak ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Tipe letusannya adalah letusan freatik," jelas Sutopo.

Letusan freatik adalah letusan yang berasal dari dalam lapisan litosfer akibat meningkatnya tekanan uap air. Mekanisme letusan freatik terjadi apabila air hujan jatuh ke permukaan tanah dan bersentuhan dengan magma atau tubuh batuan panas lainnya. Air yang terpanaskan akan terbentuk akumulasi uap bertekanan tinggi. "Tekanan yang terus bertambah akan menghancurkan lapisan penutupnya," kata Sutopo.

Letusan hari ini, menurut dia, mirip dengan letusan pada 22 Juli 2013 lalu di mana Merapi tiba-tiba meletus di pagi hari. "Tapi, hari ini lebih besar dibandingkan letusan bulan Juli itu," kata dia.

Sebelumnya, Merapi meletus hebat beberapa kali pada 2010. Kala itu, juru kunci Merapi, Mbah Maridjan ikut dalam korban tewas.

Sumber :

Sabtu, 16 November 2013

DRIVER CANON PIXMA 1800 - 1880


DRIVER CANON PIXMA 1800 ALL OPERATOR :

CANON PIXMA IP 1800-1880 Series For Windows XP/7/VISTA

BUKU GEOGRAFI SMA/MA BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK)

BUKU GEOGRAFI MA ISLAMIYAH ROKAN BARU : X

BSE KEMDIKBUD


GURU BIDANG STUDI GEOGRAFI : 

MISKUN, SE., MM.
 SIMPATI : 0812 7526 5459 
XL             : 0818 0273 0609


BERIKUT LINK BUKU-BUKU GEOGRAFI SMA/MA BSE :

KELAS X :



KELAS XI :
1. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Dibyo Soegimo, Ruswanto
2. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Bambang Utoyo
3. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Kuswardoyo
4. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Nurmala Dewi
5. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Sandra Yosepana
6. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Danang Endarto, Sarwono, Singgih Prihadi
7. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Eni Anjayani, Tri Haryanto
8. Buku Geografi SMA/MA Kelas XI - Siti Azizah Susilawati, Sumardi, Muhammad Amin Sun



KELAS XII :
1. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Saptanti Rahayu, Eny Wiji Lestari, Maryadi.
2. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Bambang Utoyo
3. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Nurmala Dewi
4. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Danang Endarto, Sarwono, Singgih Prihadi
5. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Bagja Waluya
6. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Eni Anjayani, Tri Haryanto
7. Buku Geografi SMA/MA Kelas XII - Eko Titis Prasongko, Rudi Hendrawansyah



Geografi MA - X


CARA DOWNLOAD BUKU-BUKU BSE (BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK)

1. BUATLAH EMAIL ( kalau belum punya).
2. DAFTAR DAN IKUTI LANGKAH-LANGKAHNYA SAMPAI PROSES PENDAFTARAN AKUN ANDA SELESAI
3.VERIVIKASI AKUN ANDA (buka email anda kemudian pilih inbok/kotak masuk lalu klik huruf / tulisan yang berwarna biru).
4. SELESAI .... SELAMAT MENIKMATI.






Kamis, 14 November 2013

PEMIMPIN PERADABAN

Pemimpin peradaban ada­lah mereka yang tidak asyik dan sibuk membentuk citra diri lewat cameragenik  dan auragenik (tv, baliho, spanduk dan sejenisnya), tetapi mereka memang pemim­pin di alam realitas yang hadir untuk me­lu­ruskan peradaban yang se­ngaja dibengkokkan kaum matereliastik dan hedo­nis­tik. Pemimpin peradaban bukan­lah mereka yang sering me­ngunakan agama dan budaya luhur sebagai kuda tung­gang­an sesaat untuk mencapai niat kekuasaan yang mereka sem­bunyikan. Pemimpin pera­daban adalah manajer untuk semua budaya dan sistem sosial yang ada. Pemimpin pe­radaban ada­lah mereka yang tegar mampu memposisikan diri sebagai tiang penyagga peradaban luhur.

Kemauan dan Kapasitas

Mencari sosok manusia yang diharapkan dapat men­jadi pe­mim­pin peradaban ten­tu bu­kanlah hal yang mudah, tetapi tidak mustahil, ia pasti­lah ada. Pemimpin peradaban yang di­bu­tuhkan di era digital dan serba instan ini adalah mereka yang tidak mudah dikendalikan kea­da­an, tetapi justru dia yang mengen­dalikan situasi. Kemau­an (ability) dan kemampuan (capacity) pe­mim­pin peradaban adalah modal dasar yang harus kuat dan menda­rah daging di dalam diri­nya. Manusia sebagai makh­luk peng­ubah sejarah tidak boleh mudah diubah oleh seja­rah, tetapi justru manusia yang mem­buat sejarah. Ber­buat dan bekerja adalah kata kunci untuk men­jadikan ma­nu­sia bisa mem­buat sejarah.

Piranti pendukung yang hen­daknya terus dibangun dan di­kem­bangkan pada setiap diri pemimpin adalah kemauan (ability). Kemauan untuk terus belajar dan mengajar dengan meng­gunakan semua kesem­patan dan media tersedia. Ke­mau­an me­luruskan niat dan orientasi hidup, bahwa hidup adalah nilai yang ditorehkan. Kemauan untuk tetap istiqa­mah pada lajur pe­mimpin yang benar dan baik. Kemauan dan niat diri bahwa menja­dikan jabatan pe­mim­pin yang disandangnya itu adalah mulia dan terhormat. Pemimpin peradaban adalah jalan hidup yang diridai Allah. Pemimpin juga harus memiliki kemauan tinggi untuk mening­kat­kan kua­litas pengetahuan dan peri­la­ku hidupnya. Pemim­pin hen­daknya tidak boleh absen bela­jar dan mengajar (long life edu­cation, minal mahdi ilal lahdi).

Pemimpin juga dituntut meningkatkan kapasitas diri­nya (capacity). Kapasitas da­lam artian lebih dari sekadar kom­petensi. Kompotensi ada­lah seperangkat kemampuan pelak­sanaan tugas profesional yang diemban. Kapasitas diri pemim­pin tidak saja sebagai seorang profesional, tetapi ia juga leader dan tokoh di ling­kungan kelom­pok masyarakat. Kapasitas diri yang melewati ambang batas profesionalnya, karena pemim­pin juga insan pilihan di lingku­ngan di mana mereka hidup. Pemimpin ber­ka­pasitas adalah, pemimpin yang juga menjadi ikutan di masyarakat. Tidak pemimpin yang hanya tahu dengan tugas pokoknya saja, tetapi ia juga peduli dengan situasi sosial di tempat ia hidup.

Piranti penting yang tidak boleh tergores oleh seorang pemimpin adalah komitmen dirinya sebagai pemimpin. Ko­mit­men pada tugas, etika dan kepatutan yang harus dicer­minkan seorang pemim­pin. Pemimpin berkomitmen tinggi adalah mereka yang ti­dak mu­dah luntur oleh iming-iming materialistik. Pemimpin yang berkomitmen tinggi ada­lah me­re­ka yang menjadikan diri seba­gai syuhada’ di jalan Allah lewat jalur kepemim­pin­an­nya. Pe­mim­pin yang lebih mengu­ta­ma­kan kepe­mim­pin­an sebagai misi hidup, ketim­bang profesi hidup.

Cerdas, Profesional dan Bermartabat

Keniscayaan dari perubah­an memang menuntut seorang pemimpin terus mencer­das­kan diri dan mencerdaskan masya­ra­kat yang dipimpinnya. Kecer­dasan pemimpin bukan sekadar kemampuan menye­lesaikan tugas-tugas fungsio­nal dan struk­turalnya, akan tetapi ia juga dihadapkan pada problema sosial begitu kom­plet. Pemimpin harus cerdas, cerdas mengatasi masalah, tanpa harus mengeluh dan menyalahkan zaman, apala­gi menyalahkan orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin adalah kelompok minoritas kreatif dan inovatif dalam me­nye­lesaikan apa pun ma­salah yang dihadapinya. Pe­mim­pin cerdas adalah pemim­pin tidak saja terpaku pada tugas rutinnya, tetapi juga memiliki ketajaman indera dalam menangkap dan mem­berikan solusi terhadap feno­mena sosial tengah mem­pe­ngaruhi anak-anak bangsa, un­tuk dicarikan solusinya.

Cerdas intelektual, emosio­nal dan spiritual yang menjadi modal dasar seorang pemim­pin hendaknya dapat pula dikemba­ngkan pada lingkung­an sekitar pemimpin itu dan masyarakat luas. Pemimpin cerdas bukan sekadar memiliki kekuatan inte­lektual belaka. Justru, ia juga mempunyai leadership yang tangguh dan mempunyai keku­atan spiritual yang jernih. Pe­mim­pin yang cerdas adalah mereka yang bisa memposisikan dirinya sebagai pusat perubahan (centre of change) ke arah kema­ju­an dan kebaikan. Pemimpin yang mempunyai spiritual jernih adalah mereka yang dapat men­jadi tokoh panutan. Kharisma kepemimpinannya tumbuh ka­rena akhlak dan keteladanan hidup yang dipe­ra­gakan dalam kesehariannya. Pemimpin yang dapat men­jadi­kan performan­ce-nya se­ba­gai teladan.

Pemimpin cerdas adalah juga pemimpin profesional. Profesio­nal adalah pemimpin yang memi­liki kemampuan terukur sesuai parameter yang ditetapkan. Pro­fesionalitas pe­mimpin menjadi keharusan, karena perkembangan kehidu­pan menuntut pembagian tu­gas hidup yang jelas. Pemim­pin profesional adalah para pe­mimpin yang memiliki skill khusus dalam bidang yang ditekuninya, dan kemudian mereka diberikan dasar yuridis lewat mandat surat kepu­tusan. Akhirnya, akan mere­ka per­tang­gungjawabkan. Di pihak lain, pemimpin profesional setelah mendapatkan haknya, juga hen­dak menyadari dan mela­kukan dengan sungguh-sungguh kewa­jibannya menata dan meni­ngkat­kan kinerja kepemimpi­nan­nya.

Cerdas dan profesional saja tidak cukup untuk seorang pe­mim­pin, karena pemimpin ada­lah orang yang akan men­jadi imam dalam perubahan, maka pemimpin harus memi­liki mar­tabat diri yang tinggi. Akhlak mulia sebagai jati se­orang pe­mim­pin tidak dapat diremehkan sedikit jua pun. Cacat moral, rendah akhlak, runtuhnya mar­tabat pe­mim­pin adalah alamat bangsa akan binasa. Kualitas moral, akhlak dan martabat pemimpin akan sangat besar sumbangannya bagi kepribadian masyarakat yang dipimpinnya. Sepintar apa pun seorang pe­mimpin, tetapi bila ia rusak moral atau rendah martabat dirinya, maka ia akan menjadi tidak cukup kuat mempengaruhi masya­rakat menjadi orang baik.

Martabat diri pemimpin ada­lah kepribadian tulus ikh­las, berjiwa jernih, tidak am­bisius kelewatan, dan meng­hargai anak bangsa. Pemimpin bermartabat adalah pemimpin menjadikan tugas dan kewa­jibannya sebagai ibadah dan panggilan hidupnya. Pemim­pin tidak mudah pesimis me­ng­hadapi tantangan, tetapi mereka optimis dan terus ber­se­mangat menjalani masalah. Pe­mim­pin bermartabat adalah sang pemimpin tidak mudah meng­gadaikan tugas men­jadi pemim­pin sekadar lem­baran rupiah, tetapi isti­qamah dan memiliki ko­mit­men diri.

Cita-cita mulia mencari pe­mimpin peradaban sebagai­mana digambarkan di atas, mestinya harus diinfor­masi­kan kepada segenap elemen masya­rakat, agar jangan sam­pai bang­sa terlalu jauh terpu­ruk ke amba­ng kehancuran peradaban. Pe­mi­lihan kepala daerah (pilkada), pemilihan legislatif dan pemi­lihan presi­den sebagai sarana demokrasi untuk melahirkan pemimpin formal hendaknya tidak saja dilakukan sekadar memenuhi standar demokrasi prosedural, akan tetapi juga harus diarah­kan pada demok­rasi substan­sial dan berkea­daban.

PROFESIONALISME KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH